Rabu, 14 Desember 2011

1,5 tahun

masih satu setengah tahun aku berada di sini. sabar. T_T
jujur, rasanya ku nggak betah, baik di sekolah maupun di rumah, bosan, bete, pinginnya cuma nangis.
aku berharap semua ini segera berakhir....
aku udah berusaha kuat, tapi....

aku ingin bahagia....T_T

EgO

susah banget hilangin sifat egoku, nggak di rumah atau di sekolah. sampai-sampai mbah sering marah gara-gara aku terlalu egois. ehmmmm............. walaupun terus-terusan dimarahin, tetep aja nggak berubah.
kalau masalah di sekolah, egoku keliatan banget, aku nggak pernah ikut aktif dalam kegiatan kelas, kayak pagi tadi, hari ini class meeting, nah, yang perempuan disuruh pada nonton, tapi dengan mantap aku berkata, 'ogah!' aku pikir kenapa harus mikiran kelasku, toh mereka nggak ada pernah mikiran aku, males banget kali. mendingan nongkrong di kelas sebelah sambil liat film detective. hehehheheheh...........
aku tak pernah tertarik dengan sesuatu yang berbau kelas, sekolah, ataupun di sini, hanya ada satu yang membuat aku tertarik, yaitu, aku pergi ke gramedia bersama Fitri. ^^

Jumat, 25 November 2011

WE

aku rindu dengan masa-masa di At Thabari yang selalu berenam, aku, Ffi, Yasmin, Annisa, Hani, dan Almh. Fiki. I LOVE YOU AND I MISS YOU............^^

Jumat, 11 November 2011

My Name is KHAN

siapa sich yang nggak tahu film mynameiskhan? film india yang keren, t.o.p. b.g.t. heheheh........... beberapa hari yang lalu baru aja diputerin disalah satu tv swasta. walaupun udah berulang-ulang nonton terus, nggak bosen tuh......... habis filmnya keren!!!
entah setiap kali liat itu film pasti bawaannya pengin nangis, sama seperti beberapa hari yang lalu, bahkan aku langsung nangis. sebenarnya kemarin itu aku nangis bukan karena filmnya, tapi kenangannya. kenangan indah..........

kenangan itu ketika aku pertama kali liat film itu dirumah Yasmin (sobatku), pada hari Sabtu, ketika aku kelas 9 SMP, semester 2. kami pada waktu itu berenam, aku, Yasmin, Fifi, Hani, Annisa, dan Fiki, mereka semua adalah sobtku. kami nonton dengan penuh perhatian, masalahnya, film itu nggak ada transletnya, jadinya cuma bisa dengerin aja. walaupun udah pasang telinga, tetap aja banyak kalimat yang tidak aku ketahui. bahkan aku baru tahu benar-benar ceritanya ketika aku liat film itu untuk kedua kalinya.

kami heboh melihat endingnya, kami me-request biar istrinya Khan masuk islam dan kami sepakat anaknya Khan, CAKEP!!!!!!! heheheheheh........................

itu sekarang tinggal kenangan, salah satu sobatku, Fiki, telah meninggalkan kami, dia adalah orang yang pertama meninggalkan dunia ini. aku sadar, dia udah cukup hebat menahan sakitnya, aku sadar itu. dan pada bulan Ramadhan tahun lalu, Fiki menghembuskan nafasnya untuk terakhir kali. Ya ALLAH, berikanlah kelapangan kuburannya dan mudah-mudahan dia bisa diterima disisi-Mu. amin. kita sayang Fiki. selamat jalan sobat.

dan itulah yang membuat aku menangis, kenangan itu........

Senin, 07 November 2011

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA



SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA.......^_____________________^
tahun ini, aku berlebaran tak sendiri seperti tahun kemarin, tahun ini aku lebih bahagia, Thanks Allah...

Menjemput Kebahagian

sebenarnya kejadian ini udah berlangsung beberapa hari yang lalu, sebelum Hari Raya Idul Adha. aku pulang!!!!!! menyenangkan, sangat menyenangkan.......^^

sebenarnya, hari jum'at aku pingin ketemu sama sobat-sobatku, tapi sayang nggak bisa karena ada something. terus akhirnya aku nggak bisa ketemu ma mereka dech, masalahnya hari sabtu cuaca hujan, minggu ortu baru pulang dari Bandung, dan senin pagi aku udah harus pulang.

sore-sore aku ikut abiku pergi ke stasiun untuk beli tiket sekalian mampir ke toko buku. toko buku terletak di kawasan kebon dalem, daerah kotalah.perjalanan pertama menuju toko buku, jalanan yang aku lewat sama seperti jalanan setiap pagi ketika aku berangkat SMP, bahkan aku sempat lewat jalan rumahnya Annisa (sobatku) jika aku belok ke kiri ketika menemui pertigaan. aku pun juga melihat bangunan sekolahku, SMP-ku, aku rindu........
sehabis dari toko buku, aku pergi menuju stasiun, aku lewati sekolah yang aku harapkan, sekolah..... ya, bisa dikatakan calon sekolahku dulu. cerita singkatnya, aku keterima di SMA itu tapi aku nggak daftar ulang, ya terserahlah itu disebut apa.habis itu aku lewatin jalan menuju SD-ku, jika aku belok kiri ketika ada perempatan, tapi aku sempat liat bangunannya yang menjulang tinggi. terus aku lewatin tokonya Yasmin (sobatku), dan jalan ke rumahnya Fathin (sobatku), jika aku belok ke kiri ketika ada perempatan. perjalan terus dilanjutkan, sampai di stasiun. dan ada berita yang menurutku sangat menggembirakan, yaitu aku nggak dapat tiket untuk pulang. jadinya aku pulangnya hari selasa dan aku bisa ketemu sama sobat-sobatku.

selama perjalanan pulang, aku tersenyum, betapa senengnya bisa ketemu mereka. jalanan yang aku lewati ketika pulang adalah jalanan yang aku lewati saat SD.

aku pergi ke SMA yang tadi aku ceritakan. aku ketemu Fifi dan Fathin (sobatku), tapi aku nggak ketemu Yasmin, maslahnya dia belum pulang dari kompetisi di Yogya. aku sempat ngobrol-ngobrol ma mereka walaupun hanya sebentar. menyenangkan..........
bukan itu aja, aku juga ketemu beberapa adik kelas, yunita, haidar... heheheh...... aku nggak ketemua ma adik angkatku. gimana ya wajahnya sekarang? huhuhuhu........

aku seneng, ALLAH KNOWS.......^^

Jumat, 14 Oktober 2011

AKU INGIN MENJADI DAUN, DAUN JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN


aku terinspirasi dari sebuah novel yang keren dan yang jelas penulisnya keren juga. daun yang jatuh tak pernah membenci angin. aku ingin menjdi daun itu, aku ingin, aku ingin menjadi Tania dalam tokoh buku itu.

cinta tak harus memiliki.
tapi, pengorbanan cinta itu wajib kita miliki.

walaupun, sama-sama saling cinta, tapi ALLAH nggak menakdirkannya, ya udah apa boleh buat. daun yang jatuh tak pernah membeci angin.

tapi, pengorbanan cinta amat lebih susah, sangat susah.
tapi, tetap AKU INGIN MENJADI DAUN, DAUN JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN.

Kamis, 06 Oktober 2011

Aku Lebih Beruntung

ketika aku mendengar cerita hidupnya, aku sempat nggak percaya. dia bukanlah anak yang malang, di kelas ia selalu ceria dan tak pernah ada raut kesedihan, tapi, ketika mendengar ceritanya, aku merasa kasihan. ia benar-benar wanita yang kuat, menahan segala cobaannya dengan tersenyum, aku kalah dengannya. sekali lagi aku salut, aku kagum, dan aku bangga pernah mengenalnya.

aku merasa aku lebih beruntung dari padanya, tapi kenapa aku masih saja mengeluh???????????? aku nggak boleh kayak gini terus, aku harus bangun!!!!!!!!!! aku bisa.

sekali lagi, aku ditampar seseorang karena cerita hidupnya, Widya.

Sabtu, 01 Oktober 2011

SEMANGAT IMO GOLD MEDAL

hari kamis kemarin, benar-benar semangatku kembali datang. aku jadi rajin ketemu soal-soal yang buat kepala keriting, tapi, kalau udah ketemu jawabannya seneng banget rasanya.
aku akan bekerja keras agar aku bisa meraih IMO gold medal. amin. itu kata pak suranto. hehehehhe.............
do'akan aku ya....
SEMANGAT, DO'A, USAHA, IKHTIAR, TAWAKAL, OPTIMIS, ...... YAKIN BISA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! IMO gold medal, I'm coming...........^^

September 2011

banyak hal yang indah, mengharukan, menyedihkan, menyakitkan, menyebalkan, pokoknya nano-nano dech. bulan yang special buat hidupku. buat masa depanku.

indah. aku seneng banget sama SEPTEMBER kali ini. aku bahagia, walaupun kebahagiaan itu hanya aku yang bisa rasakan, karena aku sendiri. hanya sebatang pohon..... tapi, aku ingin tetap tersenyum.

aku bahagia, aku bahagia karena-Mu.
aku tetap kuat juga karena-Mu.
aku ingin mati juga karena-Mu.


impianku di umur yang udah tua ini, aku ingin mati syahid.............

Mimpi

tepatnya kemarin siang. aku tidur dan tiba-tiba datanglah mimpi yang indah. aku mimpiin dia. lama tak pernah aku mimpiin dia. dia adalah orang yang pernah aku anggap special buat hidupku. *ceile.....
anggap saja dia aku beri nama si A. di dalam mimpi itu, ia berbeda seratus celapan puluh derajat. ia menjadi orang yang baik, orang yang tak aku kenal. aku seneng banget, dia bisa berubah menjadi lebih baik. aku rasa mimpi itu seperti nyata. nyata. aku bakal seneng banget jika memang si A berubah menjadi lebih baik.

namun dalam kenyataannya si A memang berubah, tapi sayang si A berubah menjadi lebih buruk. aku kecewa. tapi, aku ingin tak memikirkan si A lagi. ia hanya masa laluku. walaupun aku sadar si A tak tahu perasaan hatiku sebenarnya.....

tapi, aku seneng bisa memimpikan dia.^^

Selasa, 27 September 2011

Kuat

aku ingin lebih kuat dari diriku sendiri. kuat akan untuk tak menangis. kuat akan untuk selalu tersenyum. dan sekarang aku bisa ngerasain yang namanya hidup yang damai. walaupun, kesepian tetap menjadi sahabat sejatiku, tapi setidaknya dia tak mengkhianati diriku. AKU KUAT AKAN DIRIKU!!!!!!!!!!!!!!!!

17

17 September, 17 tahun yang lalu aku dilahirkan. 17 tahun aku merasakan rasanya hidup, itu semua berkat kedua orang tuaku. Orang tua yang dengan senang hati merawatku hingga aku sebesar ini.
Kata orang umur 17 adalah sweet seventeen. Tapi, bagiku itu nggak berarti. Aku merasa maut sudah semakin dekat dan aku belum mempersiapkannya. Makanya mulai sekarang aku akan mempersiapkannya. Aku ingin pahalaku lebih besar daripada dosaku.
Entah sudah apa saja yang aku lakukan selama 17 tahun ini. Aku merasa aku belum memberikan sesuatu buat orang-orang yang ada disekitarku, terutama orang tuaku. Aku merasa banyka kesalahan selama aku hidup 17 tahun ini. Aku ingin berubah menjadi lebih baik dari yang kemarin dan kemarinnya lagi.
Dengan umur 17 aku bisa menyadari ternyata aku harus bisa lebih berpikir dewasa dalam segala perjalanan yanga akan aku tempuh. Aku ingin bukan seperti aku yang dulu, yang mudah menangis dan putus asa. Aku sekarang bukan aku yang dulu. Bukan itu aja, aku ingin lebih bisa bersyukur, bisa bersabar, bisa ikhlas dengan kondisiku sekarang. Aku ingin bisa menerima dengan apa yang ada padaku sekarang. Dan aku ingin bisa tidak memikirkan yang dulu, aku tak ingin itu, karena semua itu dapat membuatku menangis. Masa yang indah, adalah dulu…
Sekarang aku hanya ingin maju terus, tak ingin membalikkan badan. Tatap apa yang ada di depan. Raih semua impian dan cita-cita. Raih cinta pun tak apa… hehehheh……. Siapa juga yang lagi jatuh cinta.
Dan satu lagi, aku ingin bisa terus mengingat ALLAH disetiap hembusan nafas dan aku ingin mati syahid. Amin.
17 tahun, saatnya aku buat KTP. Haahahahahah….. akhirnya aku diakui sebagai warga negara. Hehehheheh……………
17, berubah menjadi lebih baik dan lebih baik. SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!
Bantuilah hamba-Mu ini Ya ALLAH…..

Sadar


Hari ini…
Aku mulai menyadari satu hal yang sangat berarti buat hidupku
Satu hal yang sudah lama aku ingin lepas dari beban hidupku
Akhirnya, waktu ini datang juga
Aku bisa menyadari untuk bisa menerima keadaan yang ‘asing’
Keadaan yang mungkin terbaik buat hidupku, walau terasa pahit
Aku sadar, kalau aku harus menerima ini semua
Bukan berarti untuk menyukai, tapi aku hanya tak ingin membencinya
Aku ingin menerima ini bukan sekedar di hati,
Tapi aku ingin bisa menerima ini semua dengan tersenyum



10 September 2011

1 Pekan, Idul Fitri 1432 H

Selasa, 30 Agustus 2011
hari ini adalah hari raya Idul Fitri 1432 H. senang, senang, dan senang, tapi bagiku kurang. ya, aku nggak bisa ikut shalat i'd. aku ingin banget ikut. tapi, keadaan yang tak memungkinkan.
pagi-pagi, mungkin karena kebawa mals, aku belum mandi, padahal semua orang di rumah udah pada mandi. hahahhaha............ paling bau sendiri. namun, karena kakakku juga lagi halangan, dia duluan yang mandi, sedangkan aku beres-beres rumah dulu.
 habis itu, aku nyante dikit, sambil main netbook. eh, ternyata shalatnya udah selesai, tinggal ceramah (maklum lapangan ada di depan rumah, ya jadinya kedengaran sampai rumah), tapi, aku belum mandi. akhirnya aku pun mandi dengan sangat cepat. tapi, aku takut jika terjadi apa-apa ketika aku di kamar mandi, masalahnya di rumah kosong cuman ada aku, ditambah aku nggak kunci pintu depan. dengan cepat aku mandi. keluar dari kamar mandi, semua orang udah pada pulang.
habis itu kita makan pagi, sebenarnya sich ada opor, tapi, aku males aja, jadinya aku makan selat dengan porsi lebih. hehehehehe..............
habis makan, kita baru maaf-maafan.
saatnya siap-siap untuk acara keluarga. mantap!!! rumah sangat, sangat, dan sangat penuh dengan makanan sampai-sampai bingung mau taruh dimana lagi makanannya, akhirnya kita "njereng kelasa" di bawah pohon matoa sebelah rumah. anginnya benar-benar kencang, sehingga membuat mangkuk-mangkuk yang ada dibawahnya kotor, akhirnya di taruh di ruang makan, dan meja makannya pun dikeluarkan.
satu per satu keluarga udah pada datang, ini pertama kalinya acara keluarga Syamsul Qomari (di mbah buyutku, dari bapaknya umiku), jadi karena acara pertama, tempatnya di mbahku karena mbahku anak pertama.
acara dimulai, aku lupa itu jam berapa. yang jelas aku deg-degan banget. banget!!!!!!!!!!! membaca al qur'an pun dimulai dan berkumandanglah suara lantunan ayat suci al qur'an oleh sepupuku. ketika selesai, jantungku mau copot. aku pun membaca arti ayat itu.  hancur!!!!!!!!!!!! banyak bacaan yang salah dan nadanya pun salah. malu........ malu banget...........
tapi, ahatiku lega juga. hehehehehhe........ dan sekarang saatnya  membagikan snack dan teh hangat. beberapa saat kemudian , kami mengeluarkan bakso. aku istirahat bentar, sambil makan bakso dan nonton tv. aku makan bakso satu porsi sangat besar, masalahnya aku barengan sama saudara. dan kali ini, aku merasakan bakso yang tak ada rasanya, gimana nggak? nggak pake kecap, saus ataupun sambal. sayang liat conan tapi nggak kedengaran suaranya, kalah sama suara dari ruang tamu (tempat acaranya)
pekerjaan belum selesai, saatnya menyajikan sate. mantap!!! nampannya berat banget. dan perutku sangat, sangat penuh.... kenyang, aku pun tetap makan sate, habis itu, ini yang aku tunggu, yaitu es buah. seger banget............. cocok banget cuaca panas kayak gini........
dan saat ini adalah acara yang aku tunggu, yaitu doorprize. hahaahah...... gara-gara kami tuan rumahnya, jadinya kami paling banyak yang mendapat doorprize (nggak nyambung), walaupun aku nggak dapet, tapi aku berharap besok aku bisa dapet, amplop aja juga nggak papa. hehehheehhheheheeh
dan saatnya beres-beres rumag. tubuhku udah pada mau remuk. capek banget.............. nonton tv sambil tiduran dan ujung-ujungnya juga tidur, hehehehehhe................


Rabu, 31 Agustus 2011
Mungkin karena kebawa malas sama nyantai, akhirnya aku mandi yang paling terakhir lagi dan semua keluargaku udah siap untuk berangkat. Aku pun mandi dengan sangat cepat. Sangat dan sangat cepat. Habis itu aku langsung pakai baju dan kerudung. Aduh, kalu keburu-buru kayak gini, biasanya aku jadi grogi sendiri dan pasti hasilnya jelek. Huff… akhirnya selesai juga.
Hari ini adalah acara keluarga dari mbah putri (ibunya umiku). Tempatnya ada di Karanganyar. Tak begitu jauh dari rumah mbah putri.
Aku sebel banget, udah buru-buru, eh ternyata di sana masih sepi. Menyebalkan!!!
Biasanya kalau acara keluarga  kayak gini, seringnya lesehan tapi ini pertama kalinya duduk di kursi. Ada enaknya dan nggaknya.
Seperti biasa, acara keluarga kayak gini, bener-bener sangat membosankan. Gimana nggak,? Isinya Cuma untuk orang gede-gede aja. Kalau untuk remaja kayak aku sich nggak cocok. Tapi, paling aku sukai pas pembagian doorprize. Hehe.
Dan seperti biasa pula, keluarga Mbah Yoto selalu paling menjolok. Alasan yang pertama, jumlah anggota keluarga mereka lebih dari 70 orang. Alasan yang kedua, mereka selalu memakai seragam setiap acara keluarga. Dan kali ini seragam mereka batik hijau. Haaa…. Hijau!!!! Aku mau………….
Dijadwal sich dimulai setengah sepuluh, tapi biasalah orang Indonesia, jam sebelasan baru dimulai.
Acara pertama pembacaan ayat suci Al Qur’an, habis itu pembukaan yang sangat membosankan. Habis itu salam-salaman. Aduh, padahal aku nggak pingin ikut salam-salaman, tapi takut dimarahin. Hehe. Sebelnya lagi, salam-salamnya sampai masuk teras masjid. Ya, aku harus copot sepatu samdal, masih mending sepatu sandalnyanggak ribet, lah ini sepatu sandalnya ribet banget. Nggak semua orang aku salamin, masalhnya kalau udah akhir-akhir kayak gini, udah pada bubar sendiri walaupun belum dikomandani.
Makanan keluar, yah yang keluar sop, rasanya agak aneh, tapi ujung-ujungnya aku habisin. Habis itu opor. Mulutku munek banget, pingin minum tapi minumku habis, aku minta agua gelas, eh malah habis. Ya, jadinya oporku nggak aku habisin. Biarin ah, perutku bener-bener udah penuh banget. Pas makan opor itu juga bertepatan dengan shalat dhuhur, tapi kan aku nggak shalat, jadinya ngobrol dech sambil fb-an.
Acara dimulai lagi dan kebosanan pun datang kembali. Tapi, pas acra doorprize, wah pada semangat semua. yang tadinya ngantuk jadi pada melek. Hehe.
Sekitar 150-an orang yang datang, tapi padahal seharusnya ada 200-an jumlah seluruh keluarga. Dan doorprizenya berjumlah 80-an. Berarti setengah oarnag yang hadir dapet doorprize. Mudah-mudahan aku bisa dapat doorprizenya. Setelah agak menunggu lama, akhirnya namaku juga dipanggil. Aku melangkah maju. Aku ambil nomer hadiahnya. Aku dapat nomer 30. Eh, ternyata aku nggak dapet amplop tapi bingkisan koran, pas saat itu juga omku dapat doorprize berupa amplop. Omku bercanda dengan mengatakan “tukeran yuk” aku pun menjawab “ayo”. Aku kembali ke kursiku. Aku buka hadiahnya, eh ternyata dapet baju. Kelihatannya sich kecil, tapi bisa aku pakai dirumah, lumayan.
Sekitar jam dua lebih dikit, acara pun selesai dan saatnya untuk pulang.
Kamis, 1 September 2011
Tak ada yang berkesan.
Jum’at, 2 September 2011
Tak ada yang menarik.
Sabtu, 3 September 2011
Tak ada yang perlu diceritakan.
Minggu, 4 September 2011
Ada dua pernikahan hari ini. Sama-sama saudara. Yang satu saudara dai mbah kakung (syamsul Qomari) dan yang satunya dari mbah putri (Abdullah). Rencananya aku pingin ikut, tapi berhubung aku disuruh jaga adikku yang belum sembuh habis disunat, ya jadinya aku nggak ikut, selain itu saudara-saudaraku juga pada nggak ikut. Jadinya, kita nonton tv sepuasnya, hahahhahahahahhhahah……… sampai-sampai tv-nya yang nonton kita, gara-gara kita ketiduran.
Sore hari benar-benar panas. Ceritanya lagi musin kemarau. Bener-bener panas. Maknaya selesai shalat ashar, aku jak adikku dan sepupu-sepupuku beli ice cream di toko depa.
Aduh segernya minum ice cream, tapi habis itu haus lagi. Akhrnya kami pun main badminton di depan rumah bulekku. Gara-gara kecapean, kami bikin es sirup. Bener-bener segar banget, ditambah makan keripik singkong. Perut bener-bener keisi semua. Oya, kami makannya di kursi di bawah pohin talok. Jadi kami namakan “Pesta di bawah Pohon Talok” hahahahahhahahahaha………. Aku kenyang banget….. tapi lebih tepatnya kembung, aku terlalu lebih banyak minum.
Di pohon talok banyak buah yang merah, aku pun mencoba mengambilnya dengan bambu panjang, entahlah apa namanya. Lumayan, aku bisa mengambil beberapa buah, aku kasih ke sepupuku, masalahnya aku nggak doyan buah taok, walaupun rasanya manis. Aneh rasanya dilidahku.
Setelah selesai, kami pun balik lagi ke tempat mbah putri. Pas nyampe rumah. Itu pas suara adzan maghrib.
Senin, 3 September 2011
semua orang pulang ke kota mereka masing-masing. kembali pada dunia mereka masing-masing. kembali pada aktivitas mereka masing-masing. dan aku kembali pada kesepianku. huffff............ emang udah nasibku seperti ini. sebenarnya aku ingin nangis ketika keluargaku balik ke purwokerto. hatiku nggak bisa terima itu semua. aku ingin kuat. aku ingin bisa selalu tersenyum.^^

Senin, 29 Agustus 2011

Ramadhan 1432 H

Hari ini, hari terakhir puasa
Hari ini, hari bahagia
Hari ini, hari ini, dan hari ini

Ramadhan kali ini, Ramadhan yang paling indah
Ramadhan kali ini, Ramadhan yang bisa membuat diriku lebih dekat dengan Sang Kholiq
Ramadhan kali ini, Ramadhan yang aku rasa lebih baik dari tahun lalu
Ramadhan kali ini, Ramadhan yang masih ALLAH berikan kepadaku

Ramadhan yang paling indah,
Karena aku tak tahu, apa tahun depan aku masih bisa menjumpai Ramadhan...

Aku berharap, aku bisa lebih baik setelah Ramadhan nanti
Aku ingin bisa lebih baik
Aku ingin bisa ikhlas, sabar, dan syukur dengan keadaanku sekarang
Aku ingin seperti itu....
Aku ingin!!!

Aku selalu menginginkan Ramadhan selalu ada
Dan aku mungkin, aku akan selalu merindukan Ramadhan


29 Ramadhan 1432

Ramadhan Kali Ini, Part 4

nggak kerasa hari ini adalah puasa terakhir. senang campur sedih. hari ini aku masih nggak puasa.... huhuhuhu.....T_T itu sedihnya. tapi kalau senengnya banyak banget.........
semua saudara-saudaraku pada kumpul di rumah mbah blimbing. menyenangkan. masak bareng-bareng buat acara keluarga besok pagi. walaupun aku cuma disuruh beli ini-itu ke warung, tapi itu sangat menyenangkan.
aku bahagia........................ Thank's ALLAH......

oya, besok aku juga kemungkinan nggak sholat id, aduh sedihnya..... padahal nikmatnya lebaran kan  pas shalat id jama'ah di lapangan depan rumah. kedua kalinya aku nggak shalat id. T_T........

aduh, aku bingung mau nulis apa? yang jelas aku bahagia, ALLAH.^^


dan ada satu lagi, KHANSA mau minta maaf buat semua orang yang buka blog ini, jika selama ini banyak kata-kata yang tak enak di hati, karena aku bukan siapa-siapa, yang hanya bisa buat dosa.....

TAQABALLAHU MINNA WA MINGKUM. SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1432 H.

Rabu, 24 Agustus 2011

Ramadhan Kali Ini, Part 3

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.................................................... aku bingung apa aku harus senang atau sedih, hari ini adalah hutang puasaku yang pertama. tapi, alhamdulillah target khatamku udah kesampean, hehehhhehhe............... tapi aku ingin bangetsssssssssssssssssssssssssss,,,, aku nggak bolong puasanya, dan aku juga pingin bisa dapatin malam lailatul qadr. . .
apa boleh buat jalanin aja, eh, tapi ada untungnya, aku masih kejar "tulisan karyaku" heheheheheheheheh....... target habis lebaran selesai, AMIN......... AYO SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! perjalanan masih panjang...
ramadhan kali ini, lebih menyenangkan daripada yang dulu. lebih, lebih, dan lebih.^^
lebih banyak untuk beribadah, lebih banyak untuk sendiri, dan yang pasti lebih banyak air mata yang jatuh. hahahahahahahahahaha......
aku harus bisa manfaatin Ramadhan Kali Ini dengan sebaik-baiknya, aku nggak ingi nyesel akhirnya. karena waktu tak dapat berputar kembali ke satu detik yang lalu.

jangan perhatiin waktunya ya,,, karena sekarang udah hari Selasa, 23 agustus 2011 jam 20.48 

Kamis, 18 Agustus 2011

Ramadhan Kali Ini, Part 2

kemarin hari rabu aku obade di alun-alun. capekkkkkkk, padahal aku nggak nyanyi. hehehhehehehhe.................... habis obade selesai ada acara buber AMAZIN9 di alun-alun juga. seru banget bisa buber bereng  mereka, setidaknya sebagai obat aku nggak ikut buber smp. pokoknya aku seneng banget pas acara bubernya. tapi, sekitar jam 7 aku harus pulang, aku takut jika nggak dapet bus untuk pulang. aku nunggu bus di depan terminal, eh nggak muncul-muncul itu bus. daripada bengong, akhirnya ku keluarin buku bahasa indonesia, habis itu ngerjain pr, hehehehehhe,,,,,,, lumayan nyicil...... udah satu setengah jam aku nunggu bus, dan akhirnya busnya datang juga. lega.....!!!!!!!!!!!!!!!! jam 9 kurang seperempat aku udah nyampe di rumah. eh, sampe di rumah, aku dibikin sebel, biasa mbah kayak gitu, nggak seneng apa liat aku seneng dikit, kumpul-kumpul bareng temenku. aku sebal!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ya udah, akhirnya aku nangis...T_T

jangan merhatiin waktu yang ada di blog ya......... masalahnya kelihatannya waktu telat..... karena sekarang udah hari kamis, 18 agustus 2011

Rabu, 17 Agustus 2011

Ramadhan Kali Ini, Part 1

Ramadhan kali ini, mungkin Ramadhan yang terindah. Banyak hal yang tak aku lakukan sebelumnya. Pertama, Ramadhan kali ini aku mengajar TPA di masjid sebelah rumah, menyenangkan bisa bertemu dengan anak-anak kecil. Awalnya aku stress hadapin mereka yang pada ribut, lari-lari, main kartu, main kertas, bahkan ada yang tidur. Aduh....... tapi kestressan itu malah membuat aku bahagia. Mereka adalah obat bagi hidup yang sepi ini. Aku bahagia bisa bersama mereka, ya mungkin ini sebagai penawar rinduku dengan sahabat-sahabatku yang ada di sana. Bersama mereka aku bisa melupakan kehidupanku. melupakan kehampaan hidupku. melupakan kesedihan yang ada dihidupku. aku bahagia karena mereka. Terimakasih Allah, karena Engkaulah yang mengantarkan mereka ke dalam hidupku. dan mereka sudah aku anggap jadi adikku dan mungkin jadi anakku aja juga nggak apa-apa. hahahahahahahahahahaha.................................. miqdad, nia, hana, anya, febby, tyas, wulan, fitri, adi, irvan, bagas, guntur, fadillah, nisa, aldo, dan lain-lain yang aku lupa namanya (gubrak....), ya mereka adalah adik-adik baruku. ada satu anak yang paling aku sukai yaitu irvan, senyumannya membuat hati ini damai tentram, bahagia, pokoknya siapa yang melihat senyumnya pasti senang sama itu anak.
 Beda lagi ceritanya kalau disekolah. aku hanya duduk dibangku kosong. di kelas hampa, yang aku bingung ingin mengeluh ke siapa. hampa banget di sekolah, ditambah dirumah yang nggak kalah hampanya. jadi jangan disalahkan kalau aku sering nangis. mungkin hampir tiap hari aku nangis karena kondisi rumah sama sekolah yang hampa banget..... tapi, ada satu hal yang membuat aku senang di kelas, bahawa aku dianggap ada sama temanku, walaupun hanya satu yang mengatakan itu, dia bilang, Khansa jangan pindah kelas dongzzz, deg.... ketika mendengar itu, hatiku langsung berguguran.....
Semua itu terjadi hanya di Ramadhan Kali Ini.......................................................................................... aku ingin terus TERSENYUM walau hati ini luka,,,,^^ 

Kesepian Kali Ini...

          Ternyata sendiri itu menyenangkan juga. Aku kira selama ini kesepian hanya ada kesedihan, tapi untuk sekarang ini tidak.
Hari ini aku duduk sendiri di meja paling depan. Menyenangkan bisa duduk sendiri. Tak ada yang mengajak ngobrol. Tak ada yang membuat aku pusing karena omongannya. Aku senang.
Tadi aku bisa mengerjakan soal fisika itu juga karena kesepian, dengan kesepian aku bisa lebih konsentrasi.
Sepi adalah kebahagiaan.
Sepi untuk saat ini. Entah sepi yang akan datang, apa juga mendatangkan kebahagiaan. Aku berharap bisa seperti itu.
Aku ingin tak menangis, jika kesepin itu datang.
Aku ingin menjadi wanita yang sabar.
Aku ingin.
Mungkin di sini aku kesepian. Tapi, aku berharap suatu saat nanti tak ada rasa kesepian lagi dalam hidupku.
Aku ingin punya teman sejati. Duka maupun suka. Menghapus setiap air mataku. Memberikan senyuman  ketika hati ini lemah. Memberikan pelukkan hangat ketika tubuh ini remuk. Dan mau mendengarkan selalu apa yang ingin aku ucapkan. Seperti kertas dan pulpen yang senantiasa bersamaku selalu.
Sepi akan selalu ada dalam hidupku. Namun kebahagiaan tak selalu ada dalam hidupku.




Ketika duduk dibangku kosong XI IA 4, 15 Agustus 2011

Minggu, 07 Agustus 2011

Rasa Cinta yang Aku Dambakan

Cinta itu ternyata indah. Mengangungkan. Menggairahkan. Menyenangkan. Dan membuat orang-orang bahagia akan cinta. Cinta, membuat kita tersenyum-tersenyum sendiri, mimpikan dia, melamunkan dia, semua yang ada dalam pikiran kita hanya ada dia. Hanya dia....
Aku ingin merasakan cinta yang indah, karena selama ini aku belum pernah merasakan cinta yang sebenarnya. Memang aku pernah suka beberapa orang, namun tak berlangsung lama. Dan satu hal yang menyebabkan aku suka sama orang yaitu, karena dia pintar matematika. Aneh, tapi bagiku itu bukan suatu yang aneh. Oya, ada satu orang yang aku suka hingga bertahun-tahun, dia juga orang yang pintar dalam matematika. Namun, ketika aku tahu kebusukkannya, aku mulai membencinya hingga sekarang. Tapi, aku tak bisa terus-terus membencinya. Aaaahhhh...... aku bingung. Yang jelas aku hanya ingin melupakannya. Hanya itu yang aku inginkan. Awalnya susah untuk melupakannya, namun dengan beriringnya waktu, aku cukup bisa untuk melupakannya.
Sekarang, aku ingin mencintai seseorang karena kekurangannya. Dan begitu pula, aku ingin ada orang yang mencintaiku juga karena kekuranganku, dengan begitu dia bisa menutupi kekuranganku dengan kelebihannya, begitu pun sebaliknya.
Selain itu aku hanya ingin mencintai orang yang ihsan seperti Nabi Muhammad saw. Eh, tapi terlalu tinggi, setidaknya minimal dia orang yang beriman. Mudahkan syaratnya? Aku hanya mencintai orang yang sederhana, namun kaya hatinya.
Dan aku berharap ada orang yang mencintaiku karena Allah dan aku ingin mencintai orang itu juga karena Allah. Bukankah bahagia mencintai seseorang karena Allah? Pasti indah!
Namun aku takut jika aku terlalu jatuh dalam cinta, aku takut jika hati ini tak berdaya, tak kuat menahan beban yang ada. Aku takut...! Dan aku lebih takut, jika dia bukan milikku.
Aku berharap kehidupan cintaku bahagia, seperti aku bahagia mencintai Allah.


Gara-gara nonton film First Love (Thailand)

Kesepian dan Semangat

Keparahan kali ini lebih parah dengan yang dulu
Kesepian itu datang lagi
Namun, kesepian kali ini lebih parah dengan yang dulu

Tapi, ketika kesepian itu datang
Semangatku kembali datang
Entah dari mana semangat itu berasal
Aku cukup senang, semangatku kembali datang
Semangat untuk mengetahui sesuatu
Semangat untuk mendengar
Semangat untuk menatap masa depan
Semangat untuk bertahan
Dan semangat untuk menahan dua tahun lagi
Walaupun, kesepian itu datang

Aku bingung, aku khawatir, dan aku takut
Jika ini akan berlangsung selama dua tahun



Ketika menunggu waktu, 24 Juli 2011

Lampau dan Lusa

Hidupku jauh berbeda dengan yang dulu
Amat jauh berbeda
Jika aku disuruh untuk memilih
Aku akan memilih yang dulu
Yang dulu...

Detik ini aku masih berharap dengan yang dulu
Masa yang indah dalam hidupku
Sekarang diriku ini begitu bernoda

Lingkunganku yang dulu begitu menyenangkan
Banyak kawan di sampingku
Bukan seperti saat ini

Aku sebal..
Sebal suasana seperti ini
Semua orang memilih
Semua orang nggak ada yang adil
Benci!!!

Tapi apa daya
Aku tak bisa berbuat apa-apa
Aku hanya bisa terpaku
Menyaksikan masa depan yang tak pernah tahu
Apa yang akan terjadi esok
Aku nggak pernah tahu

Tapi, aku berharap
Esok lebih indah dari yang dulu
Lebih indah dari sekarang
Itu yang bisa aku harapkan
Dan aku hanya bisa pasrah
Dengan keadaanku sekarang
Itu yang bisa ku lakukan


Ketika aku duduk dibangku kesepian X.9, 10 Februari 2011

Sabtu, 30 Juli 2011

Sore

“Fit, Shof, Mir, aku duluan ya…..”
“Ya, hati-hati ya Sa….” kata Mira.
”Ya,” kata Shofie.
”Hati-hati ya Khan....” kata Fitri.
Aku pun mendekati kernet bis. Saat lampu merah, ku langkahkan kaki ini keluar dari bus Wahyu Putra yang supek, bau, dan penuh dengan penumpang, saking penuhnya, sampai-sampai aku harus berdiri.
Tepat di perempatan Gading, aku diturunkan.
Dan aku pun melihat bus Wahyu Putra membelok ke arah kanan, ke arah Sukoharjo.
Akhirnya, lega juga, kataku dalam hati. Tapi, kesengsaraanku belum berakhir. Aku bingung haruskah aku menunggu bus Sendang Mulya di sini atau di perempatan depan. Aku bingung!!!!! Tapi, kata hati kecilku mengatakan, kalau aku harus jalan ke perempatan depan.
Aku kira jaraknya dekat, tapi ternyata cukup jauh juga untuk pejalan kaki sepertiku. Aku mempercepat langkahku.
Benar-benar malu, sore-sore seorang gadis remaja sendirian jalan kaki di jalan besar, ditambah masih pake baju seragam. Memalukan. Masih mending jika seragam itu seragam osis, tapi ini malah seragam identitas sekolah. Sangat memalukan........
Aku menambah kecepatan jalanku. Aku benar-benar malu. Tapi, aku pikir-pikir lagi. Kenapa harus malu? Bukankah di kota ini tidak ada yang mengenalku. Ya, tak ada yang kenal. Uppsss.... salah, tak ada, tapi yang benar tak banyak.
Hatiku bertambah takut ketika ada seorang bapak berjalan di belakangku. Aduh, udah takut sore-sore jalan sendiri, di tambah bapak itu. Aduh, benar-benar takut.
Kenapa nggak sampe-sampe? Tanyaku dalam hati. Aku pun lebih perbanyak istighfar. Aku hanya bisa berharap kepada Allah. Hanya Dia yang bisa menjagaku untuk saat ini.
Aku tersenyum kecil, ketika melihat ada bus Sendang Mulya di perempatan depan. Tapi, semakin aku percepat langkahku. Eh, ternyata bis itu pun berjalan. Aku tertinggal bus. Aku kecewa. Tapi, apa boleh buat. Semua itu telah terjadi. Dan tak ada yang perlu untuk disesali.
Bapak itu masih ada di belakangku. Namun, ketika sampai di perempatan, bapak itu ikut menunggu seperti aku. Apakah bapak itu juga menunggu bus? Entahlah, aku tak tahu.
Entah, karena masih berkecamuk antara takut, malu, capek, pusing, haus, aku tak sadar sudah berapa lama aku menunggu. Aku berdiri di pinggir jalan dengan menggandeng tas hitam, memakai seragam identitas sekolah, dan bermuka 3 L, lesu, lelah dan letih. Hehehehehehehehehe.........
Dan mungkin, sekarang aku udah menjadi tontonan gratis untuk para pengguna jalan dan terutama untuk orang-orang yang menunggu lampu hijau. Tapi, biarlah.
Aku bertambah takut, ketika bus Sendang Mulya tak segera ada. Aku benar-benar takut. Jika bus itu sudah nggak ada, nanti aku pulangnya gimana? Sedangkan bulekku nggak ada yang bisa menjemput aku.
Aku bingung jika itu terjadi. Tapi, untunglah masih banyak orang yang sedang menunggu bus Sendang Mulya dan mungkin termasuk bapak itu. Setidaknya hatiku agak sedikit lega dan memungkinkan kalau nanti pasti ada bus Sendang Mulya yang lewat.
Kakiku benar-benar pegal, setelah mentulusuri jalanan belakang Sriwedari bolak-balik. Benar-benar capek. Selain itu aku merasa haus banget dan lidahku yang kebakar gara-gara makan nasi goreng yang baru matang tadi. Aduh.....
Aku ingin beli minum. Sedangkan di sini tak ada yang menjual minuman.
Aku pun lebih memilih untuk beristighfar didalam hati.
Lagi-lagi Allah menolongku, bus Sendang Mulya masih ada. Aku tersenyum kecil. Lega rasanya.
Seketika aku langsung naik dan duduk. Aduh nikmatnya.........
Dan benar, ternyata bapak itu juga naik bus ini.
Itu belum selesai. Aku masih takut jika bus ini lurus ke Karanganyar dan bukan belok ke Blimbing.
Kernet pun meminta bayaran kepadaku. Aku kasih ke kernet itu seribu rupiah. Tapi...
”Mba, kurang lima ratus.”
Aku kaget, bukannya tarif pelajar cuma seribu rupiah? Akhirnya, aku pun mengambil dompet yang ada dikantong rok sebelah kananku. Aku mengambil lima ratus rupiah. Dan ku serahkan uang itu ke kernet itu dan sambil bertanya.
”Pak, nanti belok nggak ke Blimbing?”
Tapi, malah kernet itu cuma membalas, kalau nanti lewat.... nah loch..., aku nggak tahu daerah mana itu...... Baru satu tahun aku tinggal di sini.
Aduh, aku bingung. Kalau bus ini nggak lewat Blimbing, aku harus jalan kaki, masalahnya busnya berhenti di pertigaan Bekonang dan lurus ke Karanganyar. Selain itu, aku minta dijemput di situ, tapi bisanya dijemputnya habis maghrib.
Untuk menenangkan hati, aku lebih memilih untuk istighfar. Karena dengan begitu, aku lebih lega, walaupun aku masih bingung dan takut.
Busnya terlalu lelet, sehingga membuat aku geram di dalam hati. Cepetan dong!!! Teriakku dalam hati.
Rasanya tak sabar untuk segera sampai di rumah. Aku ingin segera tidur. Capeknya bukan main.
Ketika hampir sampai di pertigaan Bekonang, aku bertanya lagi ke kernet itu.
”Pak, nanti belok, apa lurus?
”Nanti lurus.”
Jantungku berdetak kencang, kekhawatiranku terjawab dan seketika itu pun aku mendekati pintu bus. Lalu aku pun turun dari bus.
Aku menyebrang jalan raya dengan sangat hati-hati, karena jalanannya begitu sangat ramai.
Perjalanan masih sangat panjang. Aku harus jalan sekitar satu kilometer lebih untuk sampai di rumah. Aku harus jalan dengan sangat cepat. Karena sebentar lagi Adzan Maghrib.
Aku berjalan dengan sangat cepat, sampai-sampai kakiku yang pegal ini bertambah sakit, tapi, karena tekadku harus segera sampai di rumah, rasa sakit itu aku abaikan.
Aku pun lebih banyak istighfar. Dan dalam hati, sebenarnya aku ingin menangis. Mataku sudah berkaca-kaca. Aku ingin menangis. Tapi, aku ingat. Aku nggak boleh menangis, aku ingin menjadi wanita yang sabar, karena aku ingin mendapatkan surga-Nya. Aku ingin meraih itu. Seketika air mataku tak keluar dari kelopak mataku ini. Aku tersenyum.
Ketika di jalan aku sempat berkata,
”Pak, bu, mas, mba, tolonglah aku, tolong antarkan aku sampai rumah....” itu sempat aku katakan ketika ada kendaraan yang lewat, tapi tetap saja tak ada yang mendengar. Maklum, akukan mengatakan itu dengan suara yang sangat lirih. Hahahahahahahahaha.........
HAH.... jalannya sangat masih jauh. Tapi, aku nggak boleh mengeluh terus-terusan. SEMANGAT!!!
Ketika hampir sampai masuk desa, adzan Maghrib berkumandang. Terlihat dari jauh orang-orang berbondong-bondong pergi ke masjid desa itu. Ya, masjid itu terletak di depan jalan yang mau masuk ke desa.
Aku malu banget, ketika aku melewati masjid itu. Orang-orang melihatku dengan tatapan yang aneh. Yaiyalah..., gimana nggak?! Seorang wanita jalan kaki sendirian, maghrib-maghrib kayak gini, ditambah masih pake baju seragam.
Tapi, aku berusaha untuk cuek. Kan aku bukan orang asli sini....
Akhirnya, sampai juga di jalanan desa.
Jalanannya sangat sepi. Sehingga membuat bulu kudukku semuanya tegak. Aku merinding. Gimana nggak takut? Maghrib-maghrib kayak gini masih di luar rumah. Sendirian lagi. Aku takut jika terjadi apa-apa. Hush.... jangan berpikir negatif.
Aku pun teringat, kalau aku belum baca tiga surat. Ya, setiap pagi dan sore-sore seperti ini, kita dianjurkan untuk membaca 3 surat yaitu, An Naas, Al Falaq, dan Al Ikhlas sebanyak masing-masing 3 kali. Fungsi kita membaca tiga surat itu setiap hari adalah kita bisa terhindar dari sihir. Subhanallah...
Aku pun membaca tiga surat itu. Ketika selesai membaca tiga surat itu. Tepatlah aku sampai di depan rumah. Aku pun masuk halaman depan dan berjalan ke pintu rumah. Aku mengetuk pintu rumah.
”Assalamu’alaykum.”
Tak ada jawaban.
”Assalamu’alaykum.”
Tetap tak ada jawaban, aku pun mengetuk pintu rumah.
Mungkin, mbah putri sedang shalat Maghrib, pikirku.
”Assalamu’alaykum.”
Tiba-tiba ada jawaban.
”Sapa ya?” dengan dialek jawa yang sangat kental.
”Mbah, ini Khansa,” dengan nada yang sangat lirih, karena begitu capeknya diriku.



Jazakumullah khairan, Mira, Shofie, dan Fitri atas sorenya.
17 Juli 2011