Hari ini, hari terakhir puasa
Hari ini, hari bahagia
Hari ini, hari ini, dan hari ini
Ramadhan kali ini, Ramadhan yang paling indah
Ramadhan kali ini, Ramadhan yang bisa membuat diriku lebih dekat dengan Sang Kholiq
Ramadhan kali ini, Ramadhan yang aku rasa lebih baik dari tahun lalu
Ramadhan kali ini, Ramadhan yang masih ALLAH berikan kepadaku
Ramadhan yang paling indah,
Karena aku tak tahu, apa tahun depan aku masih bisa menjumpai Ramadhan...
Aku berharap, aku bisa lebih baik setelah Ramadhan nanti
Aku ingin bisa lebih baik
Aku ingin bisa ikhlas, sabar, dan syukur dengan keadaanku sekarang
Aku ingin seperti itu....
Aku ingin!!!
Aku selalu menginginkan Ramadhan selalu ada
Dan aku mungkin, aku akan selalu merindukan Ramadhan
29 Ramadhan 1432
blog ini hanya berisi ungkapan-ungkapan wanita yang hanya bisa mengeluh..................
Senin, 29 Agustus 2011
Ramadhan Kali Ini, Part 4
nggak kerasa hari ini adalah puasa terakhir. senang campur sedih. hari ini aku masih nggak puasa.... huhuhuhu.....T_T itu sedihnya. tapi kalau senengnya banyak banget.........
semua saudara-saudaraku pada kumpul di rumah mbah blimbing. menyenangkan. masak bareng-bareng buat acara keluarga besok pagi. walaupun aku cuma disuruh beli ini-itu ke warung, tapi itu sangat menyenangkan.
aku bahagia........................ Thank's ALLAH......
oya, besok aku juga kemungkinan nggak sholat id, aduh sedihnya..... padahal nikmatnya lebaran kan pas shalat id jama'ah di lapangan depan rumah. kedua kalinya aku nggak shalat id. T_T........
aduh, aku bingung mau nulis apa? yang jelas aku bahagia, ALLAH.^^
dan ada satu lagi, KHANSA mau minta maaf buat semua orang yang buka blog ini, jika selama ini banyak kata-kata yang tak enak di hati, karena aku bukan siapa-siapa, yang hanya bisa buat dosa.....
TAQABALLAHU MINNA WA MINGKUM. SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1432 H.
semua saudara-saudaraku pada kumpul di rumah mbah blimbing. menyenangkan. masak bareng-bareng buat acara keluarga besok pagi. walaupun aku cuma disuruh beli ini-itu ke warung, tapi itu sangat menyenangkan.
aku bahagia........................ Thank's ALLAH......
oya, besok aku juga kemungkinan nggak sholat id, aduh sedihnya..... padahal nikmatnya lebaran kan pas shalat id jama'ah di lapangan depan rumah. kedua kalinya aku nggak shalat id. T_T........
aduh, aku bingung mau nulis apa? yang jelas aku bahagia, ALLAH.^^
dan ada satu lagi, KHANSA mau minta maaf buat semua orang yang buka blog ini, jika selama ini banyak kata-kata yang tak enak di hati, karena aku bukan siapa-siapa, yang hanya bisa buat dosa.....
TAQABALLAHU MINNA WA MINGKUM. SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1432 H.
Rabu, 24 Agustus 2011
Ramadhan Kali Ini, Part 3
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.................................................... aku bingung apa aku harus senang atau sedih, hari ini adalah hutang puasaku yang pertama. tapi, alhamdulillah target khatamku udah kesampean, hehehhhehhe............... tapi aku ingin bangetsssssssssssssssssssssssssss,,,, aku nggak bolong puasanya, dan aku juga pingin bisa dapatin malam lailatul qadr. . .
hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.................................................... aku bingung apa aku harus senang atau sedih, hari ini adalah hutang puasaku yang pertama. tapi, alhamdulillah target khatamku udah kesampean, hehehhhehhe............... tapi aku ingin bangetsssssssssssssssssssssssssss,,,, aku nggak bolong puasanya, dan aku juga pingin bisa dapatin malam lailatul qadr. . .
apa boleh buat jalanin aja, eh, tapi ada untungnya, aku masih kejar "tulisan karyaku" heheheheheheheheh....... target habis lebaran selesai, AMIN......... AYO SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! perjalanan masih panjang...
ramadhan kali ini, lebih menyenangkan daripada yang dulu. lebih, lebih, dan lebih.^^
lebih banyak untuk beribadah, lebih banyak untuk sendiri, dan yang pasti lebih banyak air mata yang jatuh. hahahahahahahahahaha......
aku harus bisa manfaatin Ramadhan Kali Ini dengan sebaik-baiknya, aku nggak ingi nyesel akhirnya. karena waktu tak dapat berputar kembali ke satu detik yang lalu.
jangan perhatiin waktunya ya,,, karena sekarang udah hari Selasa, 23 agustus 2011 jam 20.48
Kamis, 18 Agustus 2011
Ramadhan Kali Ini, Part 2
kemarin hari rabu aku obade di alun-alun. capekkkkkkk, padahal aku nggak nyanyi. hehehhehehehhe.................... habis obade selesai ada acara buber AMAZIN9 di alun-alun juga. seru banget bisa buber bereng mereka, setidaknya sebagai obat aku nggak ikut buber smp. pokoknya aku seneng banget pas acara bubernya. tapi, sekitar jam 7 aku harus pulang, aku takut jika nggak dapet bus untuk pulang. aku nunggu bus di depan terminal, eh nggak muncul-muncul itu bus. daripada bengong, akhirnya ku keluarin buku bahasa indonesia, habis itu ngerjain pr, hehehehehhe,,,,,,, lumayan nyicil...... udah satu setengah jam aku nunggu bus, dan akhirnya busnya datang juga. lega.....!!!!!!!!!!!!!!!! jam 9 kurang seperempat aku udah nyampe di rumah. eh, sampe di rumah, aku dibikin sebel, biasa mbah kayak gitu, nggak seneng apa liat aku seneng dikit, kumpul-kumpul bareng temenku. aku sebal!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ya udah, akhirnya aku nangis...T_T
jangan merhatiin waktu yang ada di blog ya......... masalahnya kelihatannya waktu telat..... karena sekarang udah hari kamis, 18 agustus 2011
Rabu, 17 Agustus 2011
Ramadhan Kali Ini, Part 1
Ramadhan kali ini, mungkin Ramadhan yang terindah. Banyak hal yang tak aku lakukan sebelumnya. Pertama, Ramadhan kali ini aku mengajar TPA di masjid sebelah rumah, menyenangkan bisa bertemu dengan anak-anak kecil. Awalnya aku stress hadapin mereka yang pada ribut, lari-lari, main kartu, main kertas, bahkan ada yang tidur. Aduh....... tapi kestressan itu malah membuat aku bahagia. Mereka adalah obat bagi hidup yang sepi ini. Aku bahagia bisa bersama mereka, ya mungkin ini sebagai penawar rinduku dengan sahabat-sahabatku yang ada di sana. Bersama mereka aku bisa melupakan kehidupanku. melupakan kehampaan hidupku. melupakan kesedihan yang ada dihidupku. aku bahagia karena mereka. Terimakasih Allah, karena Engkaulah yang mengantarkan mereka ke dalam hidupku. dan mereka sudah aku anggap jadi adikku dan mungkin jadi anakku aja juga nggak apa-apa. hahahahahahahahahahaha.................................. miqdad, nia, hana, anya, febby, tyas, wulan, fitri, adi, irvan, bagas, guntur, fadillah, nisa, aldo, dan lain-lain yang aku lupa namanya (gubrak....), ya mereka adalah adik-adik baruku. ada satu anak yang paling aku sukai yaitu irvan, senyumannya membuat hati ini damai tentram, bahagia, pokoknya siapa yang melihat senyumnya pasti senang sama itu anak.
Beda lagi ceritanya kalau disekolah. aku hanya duduk dibangku kosong. di kelas hampa, yang aku bingung ingin mengeluh ke siapa. hampa banget di sekolah, ditambah dirumah yang nggak kalah hampanya. jadi jangan disalahkan kalau aku sering nangis. mungkin hampir tiap hari aku nangis karena kondisi rumah sama sekolah yang hampa banget..... tapi, ada satu hal yang membuat aku senang di kelas, bahawa aku dianggap ada sama temanku, walaupun hanya satu yang mengatakan itu, dia bilang, Khansa jangan pindah kelas dongzzz, deg.... ketika mendengar itu, hatiku langsung berguguran.....
Semua itu terjadi hanya di Ramadhan Kali Ini.......................................................................................... aku ingin terus TERSENYUM walau hati ini luka,,,,^^
Kesepian Kali Ini...
Ternyata sendiri itu menyenangkan juga. Aku kira selama ini kesepian hanya ada kesedihan, tapi untuk sekarang ini tidak.
Hari ini aku duduk sendiri di meja paling depan. Menyenangkan bisa duduk sendiri. Tak ada yang mengajak ngobrol. Tak ada yang membuat aku pusing karena omongannya. Aku senang.
Tadi aku bisa mengerjakan soal fisika itu juga karena kesepian, dengan kesepian aku bisa lebih konsentrasi.
Sepi adalah kebahagiaan.
Sepi untuk saat ini. Entah sepi yang akan datang, apa juga mendatangkan kebahagiaan. Aku berharap bisa seperti itu.
Aku ingin tak menangis, jika kesepin itu datang.
Aku ingin menjadi wanita yang sabar.
Aku ingin.
Mungkin di sini aku kesepian. Tapi, aku berharap suatu saat nanti tak ada rasa kesepian lagi dalam hidupku.
Aku ingin punya teman sejati. Duka maupun suka. Menghapus setiap air mataku. Memberikan senyuman ketika hati ini lemah. Memberikan pelukkan hangat ketika tubuh ini remuk. Dan mau mendengarkan selalu apa yang ingin aku ucapkan. Seperti kertas dan pulpen yang senantiasa bersamaku selalu.
Sepi akan selalu ada dalam hidupku. Namun kebahagiaan tak selalu ada dalam hidupku.
Minggu, 07 Agustus 2011
Rasa Cinta yang Aku Dambakan
Cinta itu ternyata indah. Mengangungkan. Menggairahkan. Menyenangkan. Dan membuat orang-orang bahagia akan cinta. Cinta, membuat kita tersenyum-tersenyum sendiri, mimpikan dia, melamunkan dia, semua yang ada dalam pikiran kita hanya ada dia. Hanya dia....
Aku ingin merasakan cinta yang indah, karena selama ini aku belum pernah merasakan cinta yang sebenarnya. Memang aku pernah suka beberapa orang, namun tak berlangsung lama. Dan satu hal yang menyebabkan aku suka sama orang yaitu, karena dia pintar matematika. Aneh, tapi bagiku itu bukan suatu yang aneh. Oya, ada satu orang yang aku suka hingga bertahun-tahun, dia juga orang yang pintar dalam matematika. Namun, ketika aku tahu kebusukkannya, aku mulai membencinya hingga sekarang. Tapi, aku tak bisa terus-terus membencinya. Aaaahhhh...... aku bingung. Yang jelas aku hanya ingin melupakannya. Hanya itu yang aku inginkan. Awalnya susah untuk melupakannya, namun dengan beriringnya waktu, aku cukup bisa untuk melupakannya.
Sekarang, aku ingin mencintai seseorang karena kekurangannya. Dan begitu pula, aku ingin ada orang yang mencintaiku juga karena kekuranganku, dengan begitu dia bisa menutupi kekuranganku dengan kelebihannya, begitu pun sebaliknya.
Selain itu aku hanya ingin mencintai orang yang ihsan seperti Nabi Muhammad saw. Eh, tapi terlalu tinggi, setidaknya minimal dia orang yang beriman. Mudahkan syaratnya? Aku hanya mencintai orang yang sederhana, namun kaya hatinya.
Dan aku berharap ada orang yang mencintaiku karena Allah dan aku ingin mencintai orang itu juga karena Allah. Bukankah bahagia mencintai seseorang karena Allah? Pasti indah!
Namun aku takut jika aku terlalu jatuh dalam cinta, aku takut jika hati ini tak berdaya, tak kuat menahan beban yang ada. Aku takut...! Dan aku lebih takut, jika dia bukan milikku.
Aku berharap kehidupan cintaku bahagia, seperti aku bahagia mencintai Allah.
Gara-gara nonton film First Love (Thailand)
Aku ingin merasakan cinta yang indah, karena selama ini aku belum pernah merasakan cinta yang sebenarnya. Memang aku pernah suka beberapa orang, namun tak berlangsung lama. Dan satu hal yang menyebabkan aku suka sama orang yaitu, karena dia pintar matematika. Aneh, tapi bagiku itu bukan suatu yang aneh. Oya, ada satu orang yang aku suka hingga bertahun-tahun, dia juga orang yang pintar dalam matematika. Namun, ketika aku tahu kebusukkannya, aku mulai membencinya hingga sekarang. Tapi, aku tak bisa terus-terus membencinya. Aaaahhhh...... aku bingung. Yang jelas aku hanya ingin melupakannya. Hanya itu yang aku inginkan. Awalnya susah untuk melupakannya, namun dengan beriringnya waktu, aku cukup bisa untuk melupakannya.
Sekarang, aku ingin mencintai seseorang karena kekurangannya. Dan begitu pula, aku ingin ada orang yang mencintaiku juga karena kekuranganku, dengan begitu dia bisa menutupi kekuranganku dengan kelebihannya, begitu pun sebaliknya.
Selain itu aku hanya ingin mencintai orang yang ihsan seperti Nabi Muhammad saw. Eh, tapi terlalu tinggi, setidaknya minimal dia orang yang beriman. Mudahkan syaratnya? Aku hanya mencintai orang yang sederhana, namun kaya hatinya.
Dan aku berharap ada orang yang mencintaiku karena Allah dan aku ingin mencintai orang itu juga karena Allah. Bukankah bahagia mencintai seseorang karena Allah? Pasti indah!
Namun aku takut jika aku terlalu jatuh dalam cinta, aku takut jika hati ini tak berdaya, tak kuat menahan beban yang ada. Aku takut...! Dan aku lebih takut, jika dia bukan milikku.
Aku berharap kehidupan cintaku bahagia, seperti aku bahagia mencintai Allah.
Gara-gara nonton film First Love (Thailand)
Kesepian dan Semangat
Keparahan kali ini lebih parah dengan yang dulu
Kesepian itu datang lagi
Namun, kesepian kali ini lebih parah dengan yang dulu
Tapi, ketika kesepian itu datang
Semangatku kembali datang
Entah dari mana semangat itu berasal
Aku cukup senang, semangatku kembali datang
Semangat untuk mengetahui sesuatu
Semangat untuk mendengar
Semangat untuk menatap masa depan
Semangat untuk bertahan
Dan semangat untuk menahan dua tahun lagi
Walaupun, kesepian itu datang
Aku bingung, aku khawatir, dan aku takut
Jika ini akan berlangsung selama dua tahun
Ketika menunggu waktu, 24 Juli 2011
Kesepian itu datang lagi
Namun, kesepian kali ini lebih parah dengan yang dulu
Tapi, ketika kesepian itu datang
Semangatku kembali datang
Entah dari mana semangat itu berasal
Aku cukup senang, semangatku kembali datang
Semangat untuk mengetahui sesuatu
Semangat untuk mendengar
Semangat untuk menatap masa depan
Semangat untuk bertahan
Dan semangat untuk menahan dua tahun lagi
Walaupun, kesepian itu datang
Aku bingung, aku khawatir, dan aku takut
Jika ini akan berlangsung selama dua tahun
Ketika menunggu waktu, 24 Juli 2011
Lampau dan Lusa
Hidupku jauh berbeda dengan yang dulu
Amat jauh berbeda
Jika aku disuruh untuk memilih
Aku akan memilih yang dulu
Yang dulu...
Detik ini aku masih berharap dengan yang dulu
Masa yang indah dalam hidupku
Sekarang diriku ini begitu bernoda
Lingkunganku yang dulu begitu menyenangkan
Banyak kawan di sampingku
Bukan seperti saat ini
Aku sebal..
Sebal suasana seperti ini
Semua orang memilih
Semua orang nggak ada yang adil
Benci!!!
Tapi apa daya
Aku tak bisa berbuat apa-apa
Aku hanya bisa terpaku
Menyaksikan masa depan yang tak pernah tahu
Apa yang akan terjadi esok
Aku nggak pernah tahu
Tapi, aku berharap
Esok lebih indah dari yang dulu
Lebih indah dari sekarang
Itu yang bisa aku harapkan
Dan aku hanya bisa pasrah
Dengan keadaanku sekarang
Itu yang bisa ku lakukan
Ketika aku duduk dibangku kesepian X.9, 10 Februari 2011
Amat jauh berbeda
Jika aku disuruh untuk memilih
Aku akan memilih yang dulu
Yang dulu...
Detik ini aku masih berharap dengan yang dulu
Masa yang indah dalam hidupku
Sekarang diriku ini begitu bernoda
Lingkunganku yang dulu begitu menyenangkan
Banyak kawan di sampingku
Bukan seperti saat ini
Aku sebal..
Sebal suasana seperti ini
Semua orang memilih
Semua orang nggak ada yang adil
Benci!!!
Tapi apa daya
Aku tak bisa berbuat apa-apa
Aku hanya bisa terpaku
Menyaksikan masa depan yang tak pernah tahu
Apa yang akan terjadi esok
Aku nggak pernah tahu
Tapi, aku berharap
Esok lebih indah dari yang dulu
Lebih indah dari sekarang
Itu yang bisa aku harapkan
Dan aku hanya bisa pasrah
Dengan keadaanku sekarang
Itu yang bisa ku lakukan
Ketika aku duduk dibangku kesepian X.9, 10 Februari 2011
Langganan:
Komentar (Atom)